Bab 1. MENGUNGKAP FAKTA ALAM SECARA OBJEKTIF

Rangkuman bahasa Indonesia kelas 10 yang pertama akan dipelajari adalah teks observasi, Teks observasi merupakan teks yang menjabarkan hasil dari pengamatan secara langsung dan bersifat objektif. Fungsi teks observasi adalah untuk menyampaikan informasi yang terpercaya dan akurat berdasarkan pengamatan di lapangan didukung fakta dan data.

Ciri-ciri teks observasi:

  • Bersifat faktual yakni berdasar fakta
  • Bersifat aktual yakni kekinian
  • Setiap bab di dalam teks observasi saling berkesinambungan
  • Bersifat global, universal dan objektif
  • Informasi yang disajikan tidak berdasar prasangka

Struktur teks observasi terdiri dari 3 bagian:

  • Pernyataan umum mengenai objek yang diteliti
  • Deskripsi bagian memuat observasi dan rincian penelitian
  • Kesimpulan

Kaidah kebahasaan teks observasi:

  • Kalimat simpleks yang digunakan memiliki satu struktur kalimat
  • Kalimat kompleks yang digunakan mempunyai lebih dari satu verba atau satu predikat
  • Menggunakan kata hubung (konjungsi) sederajat seperti supaya, dan, atau dan lainnya
  • Menggunakan kata kerja dan frasa verba yang menunjukkan perbuatan

Bab 2 MENGUNGKAPKAN KRITIK LEWAT HUMOR

Teks anekdot merupakan teks berisi cerita dan kisah lucu jenaka dengan mengangkat nilai kearifan hidup, maupun kisah yang tidak masuk akal. Makna tersirat dalam teks anekdot untuk menyindir atau mengkritik (fungsi sosial).

Ciri-ciri teks anekdot:

  • Cerita lucu dan jenaka yang bersifat menghibur
  • Mengandung unsur sindiran dan kritikan
  • Tokoh yang diceritakan adalah tokoh penting
  • Menggunakan kata-kata kiasan atau perumpamaan
  • Cerita disajikan secara runtut atau kronologis

Teks anekdot terdiri dari 5 bagian yang menjadi strukturnya sebagai berikut:

  • Abstrak
  • Bagian orientasi atau pengenalan
  • Krisis adalah bagian yang menyajikan kisah unik dan aneh
  • Bagian reaksi adalah bagian yang menyajikan solusi permasalahan
  • Koda adalah bagian penutup berisi pesan moral cerita

Kaidah kebahasaan teks anekdot yaitu:

  • Pola penyajian teks anekdot berbentuk uraian dan percakapan atau dialog
  • Menggunakan majas sindiran yang bersifat jenaka
  • Menggunakan kata kerja mental yaitu kata kerja berupa reaksi atas kejadian seperti berharap, belajar, merasakan
  • Menggunakan kata kerja material yang menunjukkan aktivitas fisik
  • Menggunakan kata hubung kausalitas sebab akibat

BAB 3 MENYUSURI NILAI DALAM CERITA LINTAS ZAMAN

cerita rakyat merupakan karya sastra lisan yang disampaikan secara turun temurun di masyarakat sehingga tidak diketahui siapa pengarangnya. Nilai-nilai yang terkandung dalam cerita rakyat berupa nilai agama, nilai moral, nilai sosial dan budaya.

Ciri-ciri cerita rakyat:

  • Tidak diketahui penulisnya (anonim)
  • Bersifat istanasentris tentang tokoh istana maupun kisah kepahlawanan
  • Bersifat fiktif dan imajinatif
  • Mengandung unsur magis atau kemustahilan
  • Tokoh memiliki kesaktian tertentu

Unsur intrinsik:

  • Tema
  • Penokohan
  • Tokoh
  • Alur cerita
  • Gaya bahasa
  • Latar tempat, waktu dan peristiwa
  • Sudut pandang
  • Pesan atau amanat cerita

Unsur Ekstrinsik:

  • Latar belakang tempat cerita rakyat
  • Latar belakang masyarakat
  • Nilai yang terkandung

Struktur cerita rakyat:

  • Orientasi atau pengenalan
  • Komplikasi atau puncak masalah
  • Resolusi berisi solusi masalah
  • Koda berisi amanat cerita

Kaidah kebahasaan cerita rakyat:

  • Sudut pandang orang ketiga
  • Menggunakan kata kerja tindakan atau verba material
  • Menggunakan kata sifat atau deskriptif
  • Menggunakan dialog percakapan antar tokoh
  • Diceritakan secara kronologis dengan alur maju
  • Menggunakan kata-kata arkais atau kata yang biasa dipakai di masa lalu

Bab 4 BELAJAR MENJADI NEGOSIATOR ULUNG

Teks negosiasi, adalah teks berbentuk interaksi sosial dan berfungsi untuk mencapai kesepakatan antara pihak-pihak terkait yang memiliki kepentingan berbeda. Tujuan teks negosiasi adalah untuk mencapai kesepakatan, memperoleh jalan keluar serta meraih keuntungan bersama.

Teks negosiasi memiliki ciri sebagai berikut:

  • Bertujuan untuk mencapai kesepakatan antara pihak yang memiliki kepentingan berbeda
  • Ada pihak lain untuk diajak berdialog
  • Teks negosiasi berbentuk dialog maupun proposal penawaran
  • Teks negosiasi adalah aktivitas komunikasi baik secara lisan atau tertulis

Struktur teks negosiasi terdiri dari :

  • orientasi,
  • ungkapan permintaan
  • pernyataan pemenuhan
  • tahap penawaran
  • tahap persetujuan
  • pembelian dan penutup.

Kaidah kebahasaan teks negosiasi:

  • Bahasa persuasif atau membujuk
  • Kalimat deklaratif yakni kalimat berisi pernyataan yang menyampaikan informasi
  • Kalimat imperative yakni kalimat untuk menyampaikan suatu ajakan dalam bernegosiasi
  • Kalimat langsung yakni kalimat yang disampaikan langsung tanpa perantara. Biasanya digunakan pada teks negosiasi lisan
  • Kalimat tidak langsung yakni kalimat yang disampaikan ulang dari orang lain
  • Pronomina persona atau kata ganti yang dipakai berjumlah tunggal dan jamak

Bab 5 MEMETIK KETELADANAN DARI BIOGRAFI TOKOH INSPIRATIF

Teks biografi adalah teks yang berisi ulasan kisah kehidupan seseorang yang terdapat nilai kehidupan yang bisa dipelajari. Teks biografi terdiri dari 3 bagian yaitu : Orientasi, Peristiwa atau kejadian penting dan Reorientasi atau penutup

Ciri teks biografi:

  • Menceritakan pengalaman hidup seseorang berupa fakta
  • Teks biografi berbentuk narasi
  • Teks biografi berisi peristiwa penting yang dialami oleh seseorang selama hidupnya
  • Di dalam teks biografi terdapat motivasi, inspirasi maupun pelajaran yang bisa diambil

Kaidah kebahasaan dalam teks biografi:

  • Menggunakan pronomina atau kata ganti orang ketiga seperti beliau, dia
  • Memakai kata kerja material atau tindakan seperti menulis, berjalan, belajar
  • Terdapat kata hubung atau konjungsi yang terkait dengan waktu
  • Teks biografi memakai kata kerja mental seperti menyayangi, menyukai, memahami
  • Menggunakan kalimat deskriptif dengan kata sifat yang menjelaskan tokoh secara detail

Bab 6 BERKARYA DAN BEREKSPRESI MELALUI PUISI

Puisi adalah karya sastra yang umumnya terikat unsur seperti baris, rima, bait, irama, dan mantra untuk menyampaikan perasaan dan pemikiran penulisnya.

Ciri puisi lama :

  • Penyairnya umumnya anonim
  • Disampaikan dari mulut ke mulut
  • Terikat dengan aturan seperti jumlah suku kata, jumlah baris, dan rima

Ciri Puisi Baru :

  • Tidak terikat aturan sehingga lebih fleksibel
  • Nama penulis diketahui
  • Gaya bahasa lebih dinamis
  • Tema yang diangkat umumnya tentang kehidupan

Unsur pembentuk puisi:

Unsur fisik

  • Diksi (pemilihan kata)
  • Rima (persamaan bunyi)
  • Majas (Gaya bahasa)
  • Tipografi (barisan kalimat)
  • Imaji (penggunaan indera manusia)
  • Kata konkret

2) Unsur batin

  • Tema
  • Nada
  • Rasa atau perasaan
  • Amanat

Jenis puisi:

  • Puisi lama adalah puisi untuk ritual kebudayaan dan terikat dengan aturan seperti jumlah baris, rima.
  • Puisi baru atau modern adalah puisi yang tidak terikat dengan aturan irama, jumlah baris, rima.

Kaidah kebahasaan puisi:

  • Banyak menggunakan kata kiasan dan persamaan bunyi
  • Pemadatan bahasa
  • Penggunaan kata konkret